Jumat, 10 Agustus 2012

Budidaya Saledri




1. Manfaat Tanaman
  • Biji digunakan untuk mengobati demam, flu, penyakit pencernaan, beberapa tipe arthritis, penyakit limpa dan hati. 
  • Mengandung natrium yang berfungsi sebagai pelarut untuk melepaskan deposit kalsium yang menyangkut di ginjal dan sendi. Selain itu juga mengandung magnesium yang berfungsi menghilangkan stres. 
  • Daun seledri mengandung protein, belerang, kalsium, besi, fosfor, vitamin A, B1 dan C. seledri juga mengandung psoralen, zat kimia yang menghancurkan radikal bebas biang penyebab kanker. 
2. Cultivar
Bamby, Amigo
3. Persemaian
Tempat persemaian
  • Sebelum disemai benih direndam dengan air hangat selama 15 menit dengan suhu 55-600C 
  • Benih disemai di bedengan persemaian dengan ukuran lebar 100-120 cm, tinggi 30-40 cm dan panjangnya sesuai dengan lahan yang ada. 
  • Bedengan dinaungi dengan plastik bening atau anyaman daun kelapa. 
  • Tinggi bedengan di sisi timur 120-150 cm dan sisi barat 80-100 cm. 
Alat Persemaian
  • Benih untuk 1 ha dibutuhkan 250 gr benih 
  • Campurkan 2 Kg/m2 pupuk kandang matang dengan tanah di bedengan persemaian dan pasir (jika tanah berliat) sebagai media pesemaian 
Penyemaian 
  • Benih disemai di dalam alur sedalam 0.5 cm jarak antar alur 10-20 cm. Tutup benih dengan tanah tipis kemudian siram permukaan bedengan sampai lembab. 
  • Pemeliharaan penyemaian
  • Setelah 15-25 hari dipersemaian, bibit disemprot dengan pupuk daun, tanah di bedengan antara alur disiram dengan 10 gr NPK/10 liter dan jika ada bibit yang terserang hama disemprot dengan pestisida pada konsentrasi rendah (30-50% dosis anjuran).
Penyapihan 
Bibit dipindahkan setelah berumur 1 bulan atau memiliki 3-4 daun. 
4. Persiapan Lahan
- Tanah dicangkul sedalam 30-40 cm biarkan selama 15 hari. 
- Jika pH kurang dari 6.5 campurkan dolomit pada tanah olahan. Dosisnya 1-2 ton /ha tergantung pH tanah
- Buat bedengan dengan lebar 80-100 cm, tinggi 30 cm, dan panjang sesuai lahan tersedia. 
- Jarak antar bedengan 30-40 cm. 
- Buat parit antar bedengan untuk pengairan. 
- Campurkan 15 ton pupuk kandang matang dengan tanah bedengan. 
- Ratakan dan rapikan bedengan.

5. Penanaman
- Buat lubang tanam di dalam bedengan dengan jarak 25x30 cm
- Tanam satu bibit per lubang tanam, padatkan tanah disekitar batang.
- Siram bedengan dengan air sampai lembab.
- Pasang mulsa jerami padi kering setebal 3-5 cm menutupi permukaan bedengan tetapi jangan menutupi bibit seledri.
6. Pemeliharaan Tanaman
Penyulaman
Penyulaman dilakukan secepatnya tidak lebih dari 15 hari setelah tanam. Cabut tanaman yang mati lalu ganti dengan yang baru pada lubang yang sama.
Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman
Dilakukan jika terlihat gejala terserang hama atau penyakit. Untuk pencegahannya, sebelum ditanam bibit direndam dulu dalam petisida pada konsentrasi 50% dari dosis anjuran. Hama yang biasanya menyerang ulat tanah, kutu daun, dan tungau. Penyakit yang biasa menyerang antara lain hawar bakteri, nematoda akar, virus aster yellows, bercak septoria,bercak cercospora.

Penyiangan


Penyiangan gulma dilakukan bersamaan dengan penggemburan dan pemupukan dengan penambahan garam dapur yaitu pada 2 dan 4 minggu setelah tanam.
Pengairan dan penyiraman
Pada awal pertumbuhan, tanaman disiram 2 kali sehari. Pengairan berikutnya menjadi 2-3 kali perminggu tergantung dari cuaca. Tanah tidak boleh terlalu tergenang (becek) atau terlalu kering. Pengairan dilakukan dengan cara mengairi parit di antara bedengan.
Pemupukan
Pemberian pupuk dasar dilakukan pada saat tanam diberikan pada alur didekat bedengan. Pemberian pupuk susulan dilakukan pada minggu ke-2 dan ke-4 setelah tanam. Perkiraan dosis dan waktu aplikasi pemupukan sebagai berikut:


7. Panen dan Pacsapanen
Ciri dan umur panen
Tanaman dapat dipanen jika telah berumur 2-4 bulan setelah persemaian atau 1-3 bulan setelah tanam. Pertumbuhannya sudah mencapai maksimum, telah menghasilkan banyak anakan, daunnya cukup banyak.
Cara panen
Seledri dipanen dengan cara memetik batang 1-2 minggu sekali atau dapat juga dengan mencabut seluruh tanaman
Pascapanen
Hasil panen diseleksi dengan membuang batang dan daun yang rusak atau terserang hama kemudian cuci dengan air mengalir agar perstisida dan insektisida serta kotoran yang melekat hilang. Setelah itu lakukan pensortiran berdasarkan ukuran dan jenis sesuai permintaan pasar.
Pengemasan
Setelah pensortiran, seledri diikat kemudian dimasukkan ke dalam karung goni atau wadah serupa (untuk pasar tradisional) sedangan untuk swalayan atau eksport diberi wadah dus karton atau wadah plastik.

0 komentar:

Posting Komentar