Minggu, 13 Maret 2011

Penyuluh Pertanian CPNS



NAMA
NOMOR
JABATAN
No.
INDUK

PEGAWAI (NIP)

1
2
3
4
1
YAYAT,SP.
198406102010011015
Calon Penyuluh Pertanian
2
DIAN FITRY,SP.
198403052010012020
Calon Penyuluh Pertanian

Penyuluh Perikanan CPNS



NAMA
NOMOR
JABATAN
No.
INDUK

PEGAWAI (NIP)

1
2
3
4
1
IPIK RUPIKOH,S.Pi.
197806052010012013
Calon Penyuluh Perikanan
2
NUNUNG SOFI,S.Pi
198408232010012015
Calon Penyuluh Perikanan

Penyuluh Perikanan PNS

 Penyuluh Perikanan PNS

Penyuluh Kehutanan


NAMA
NOMOR
JABATAN
No.
INDUK

PEGAWAI (NIP)
NAMA
1
2
3
6
1
ENTIS SUTISNA
195705141986011002
Penyuluh Kehutanan Penyelia
2
Drs. WISAHYA
195508161981031011
Penyuluh Kehutanan Penyelia
3
YAYAN NURJAMAN
195706041981021003
Penyuluh Kehutanan Penyelia
4
DIDIN SAMSUDIN
195903051989021001
Penyuluh Kehutanan Penyelia
5
DEDEN EDI SUHENDI
195709191986011003
Penyuluh Kehutanan Penyelia
6
DEDI SUPRIYADI, SP
196412241994031006
Penyuluh Kehutanan Muda
7
SUMARNI
195506191981032003
Penyuluh Kehutanan Penyelia
8
RAHMAT
196101071991031004
Penyuluh Kehutanan Penyelia
9
M. NONENG SUMIATI
195606011981032008
Penyuluh Kehutanan Penyelia
10
SUKEMI, SP
195909081989021003
PenyuluhKehutanan Muda
11
ANWAR MUSTOPA
195709271981031010
Penyuluh Kehutanan Penyelia
12
DADAD SUPRIADI
195608081981011003
Penyuluh Kehutanan Penyelia
13
DIDI SURDI
1955121019891031008
Penyuluh Kehutanan Penyelia
14
ETI SUANTINI, SP
197204301998032000
Penyuluh Kehutanan Muda
15
DODO
195808171980121006
Penyuluh Kehutanan Penyelia
16
MAMAR
195806011989031004
Penyuluh Kehutanan Pelak.Lanjt
17
A. ANWAR
195610111980121003
Penyuluh Kehutanan Pelak.Lanjt
18
ATENG JAELANI, SP
196811251998031005
Penyuluh Kehutanan Pertama
19
TATANG SUTARDI, SP
196703131998031008
Penyuluh Kehutanan Pertama
20
DIDING SUTARDI, SP
196807041998031001
Penyuluh Kehutanan Pel. Lanjutan
21
M. RIADUSODIK
196307111994031003
Penyuluh Kehutanan Pelak Lanjutan
22
DADAN DANI SAPARDAN
195510051986021003
Penyuluh Kehutanan Pel. Lanjutan
23
ANITA BUDIYANTI,S.Hut
198305052009022003
Penyuluh Kehutanan
24
ITA PURWITA,S.Hut
198111152010011008
Calon Penyuluh Kehutanan
25
MOCHAMAD RAMDANI,S.Hut
19840605201001112
Calon Penyuluh Kehutanan
26
SUSANTI,S.Hut.
198108142010012012
Calon Penyuluh Kehutanan
27
OTONG TAHYA
197108021998031007
PenyuluhKehutananPelaksLanjutan
28
DUDI DWIYANA
1972012311998031007
Penyuluh Kehutanan Pelaksana
29
CECEP ULE CUDIARTO
196911111998031011
Penyuluh Kehutanan Pelaksana
30
ANDRiYATMA,A.md.
197712042009021002
Penyuluh Kehutanan

Kamis, 10 Maret 2011

MEMBUAT ICE CREAM

1.   Dasar Teori
Ice Cream adalah produk olahan susu yang dibuat melalui proses pembekuan dan agitasi dengan prinsip membentuk rongga udara pada campuran bahan ice cream (Ice Cream Mix) sehingga dihasilkan pengembangan volume ice cream. Ice cream  mix pada ice cream dapat dibuat dari campuran susu, produk susu, bahan pemanis, bahan penstabil, pengemulsi dan flavour. Kunci sukses membuat ice cream yang baik adalah ketepatan komposisi bahan-bahan yang digunakan dan proses pengolahan yang benar. Komposisi  ice cream bervariasi berdasarkan jenis ice creamnya.
Proses pengolahan ice cream meliputi seleksi bahan yang akan digunakan, perhitungan untuk menentukan komposisi ice cream yang dikehendaki, pencampuran bahan, pasteurisasi, homogenisasi, aging, pembekuan dan pengerasan serta penyimpanan.
  1. Seleksi Bahan
Untuk menghasilkan ice cream yang bagus maka produk susu atau bahan-bahan yang lain, pertama kali harus diseleksi dan dikombinasikan agar didapatkan tekstur yang diinginkan dan rasa yang lezat. Untuk mendapatkan kualitas ice cream yang memenuhi standar tergantung pada pemilihan bahan yang berkualitas dan penyusunan formula ice cream yang tepat.

  1. Perhitungan Komposisi Ice Cream
Perhitungan untuk menentukan komposisi ice cream harus dengan memperkirakan ketersediaan bahan, kualitas ice cream yang digunakan dan harga bahan. Tahap-tahap perhitungan yang dilakukan adalah penetapan bahan yang digunakan, analisis komposisi bahan kering total serta perhitungan masing-masing bahan yang diperlukan sesuai dengan komposisi yang dikehendaki.
  1. Pencampuran Bahan
Dalam mencampurkan bahan-bahan ice cream mengikuti prosedur sebagai berikut : mencampur bahan-bahan cair dalam wadah yang digunakan untuk pasteurisasi, pemanasan bahan, kemudian stabilizer menyusul gula dimasukkan pada suhu mencapai 49oC. Semua bahan tersebut harus sudah tercampur merata sebelum suhu pasteurisasi tercapai.
  1. Pasteurisasi
Pasteurisasi ice cream mix dilakukan dengan tujuan sebagai berikut :
§  Membunuh bakteri pathogen yang terdapat didalamnya
§  Melarutkan dan membantu pencampuran bahan-bahan ice cream
§  Memperbaiki cita rasa
§  Menghasilkan produk yang seragam
§  Memperpanjang umur simpan produk dengan mutu yang baik.
  1. Aging
Aging adalah proses mendinginkan ice ceam mix yang telah dihomogenisasikan pada suhu 4oC atau lebih rendah. Perubahan-perubahan yang terjadi selama proses aging adalah terbentuknya kombinasi antara stabilizer dengan air dalam ice cream mix, meningkatkan viskositas dan campuran bahan lebih stabil. Ice cream mix diaging selama 24 jam. Fungsi dari proses aging sebagai berikut :
§  Memperbaiki kualitas campuran ice cream mix
§  Memperbaiki tekstur ice cream
§  Memberikan waktu pengkristalan partikel lemak
§  Memberikan waktu yang cukup untuk protein dan stabilizer dalam meningkatkan viskositas larutan.
Aging yang dilakukan akan mampu menghasilkan ice cream mix (ICM) yang lebih kental, halus dan mengkilat. Aging yang terlalu lama akan menyebabkan ICM terlalu kental dan hal ini justru akan menghambat pengembangan adonan saat diputar dan memperkecil nilai overrun. Overrun adalah jumlah peningkatan volume yang disebabkan oleh masuknya udara ke dalam ice cream mix. Kekentalan ICM penting dalam pencapaian overrun. Overrun yang mempunyai kekentalan tinggi akan mengalami kesulitan untuk mengembang. Tanpa adanya overrun, ice cream akan mempunyai tekstur seperti gumpalan massa yang berat.
% Overrun =    (vol ICM - vol ice cream) x 100%
                                       vol ice cream
  1. Pembekuan
Pembekuan adalah proses penurunan suhu produk pada -18oC, menghasilkan kristalisasi sebagian besar air dan beberapa padatan. Proses pembekuan ice cream dikombinasikan dengan proses agitasi dengan tujuan untuk memasukkan udara ke dalam ice cream mix sehingga dihasilkan volume ice cream dengan overrun yang sesuai dengan standar ice cream.
  1. Pengerasan dan Penyimpanan
Proses pengerasan dalam freezer pada suhu -30o s/d -40oC, karena pada suhu ini air yang tersisa akan membeku. Ice cream menjadi lebih stabil dan tidak memungkinkan terjadinya kristalisasi untuk membentuk kristal es yang lebih besar. Semakin cepat pengerasan, kristal ice yang terbentuk akan semakin kecil dan tekstur ice cream yang terbentuk akan semakin lembut. Proses pengerasan dianggap cukup bila suhu di bagian tengah produk telah mencapai -18oC. Pembekuan harus dilakukan dengan cepat untuk menghindari pembentukan kristal ice yang besar.

2.   Alat
§  Panci  Steinless stell
§  Timbangan
§  Ice Cream Maker
§  Refrigerator
§  Freezer
§  Pengaduk
§  Thermomether
§  Water bath

3.   Bahan
No.
Nama Bahan
Formula
Kel. I
Kel. II
Kel. III
Kel. IV
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Susu Sapi Sore
Susu Sapi Pagi
Susu Bubuk Full Cream
Gula Pasir
Garam
CMC
Perisa Buah
Coklat Bubuk
Pewarna Makanan
Kuning Telur
7 liter
-
150 gr
900 gr
15 gr
15 gr
10 ml
-
1 gr
1 butir
-
5 liter
150 gr
1 kg
15 gr
15 gr
-
45 gr
-
1 butir
6 liter
4 liter
150 gr
1 kg
15 gr
15 gr
-
45 gr
-
1 butir
5 liter
-
150 gr
900 gr
15 gr
15 gr
10 ml
-
1 gr
1 butir

4.   Prosedur Kerja
No
Urutan Kerja
Uraian
1.
Persiapan
§  Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
§  Timbang semua bahan sesuai kebutuhan
2.
Memisahkan Cream dan Skim
§  Simpan susu dalam refrigerator selama semalam
§  Pisahkan cream dan skim dengan menggunakan selang
§  Dari 6 liter susu, sisakan 1,5 liter saja
§  Tambahkan ke dalam susu pagi sehingga total susu yang digunakan menjadi 5,5 liter
3.
Pencampuran ICM
§  Campur gula, garam, CMC dan susu bubuk hingga rata dalam kondisi kering
§  Masukkan ke dalam susu dan aduk lagi
4.
Pasteurisasi
§  Lakukan pasteurisasi pada suhu 75oC selama 15 menit
§  Pastikan selama proses susu diaduk agar ICM larut secara merata
§  Tambahkan perisa buah dan pewarna makanan untuk ice cream rasa buah
§  Tambahkan coklat bubuk untuk ice cream rasa coklat
5.
Pendinginan
§  Turunkan suhu campuran pada 40 oC dengan merendam pada air dingin
6.
Aging
§  Masukkan ICM ke dalam refrigerator/ lemari es pada suhu 4 oC selama semalam
7.
Agitasi dan Pembekuan
§  Masukkan ICM ke dalam ice cream maker untuk proses agitasi (pengadukan ICM) hingga adonan mengembang
8.
Pengemasan dan penyimpanan
§  Es krim dikemas dalam cup yang telah disiapkan lalu tutup rapat dan simpan dalam freezer.
§  Masa simpan 3 bulan
Materi Pelatihan Pengolahan Hasil Ternak bagi Penyuluh Peternakan Tahun 2011 (Dodik Suprapto, S.Pt)